TUGAS MANDIRI 1 PENGANTAR AKUTANSI-KAMPUS MILLENIAL ITBI

TUGAS MANDIRI 1 PENGANTAR AKUTANSI KAMPUS MILLENIAL ITBI


 Nama: Lusia Siagian

Jurusan : Akutansi - Pagi

Mata Kuliah : Pengantar Akutansi


 Tugas Mandiri 1 

1. Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia, laporan keuangan lengkap terdiri dari 5 jenis laporan, yaitu laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Coba jelaskan kelima Format laporan keuangan tersebut.

Jawaban :

A. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba (atau rugi) bersih.

Dalam laporan laba rugi, kita dapat mengetahui beberapa unsur-unsur berikut :

  • Pendapatan (revenues) adalah arus uang masuk atau peningkatan aktiva lainnya dari sebuah perusahaan. Pendapatan juga menunjukkan penyelesaian liabilitas selama periode tertentu karena pengiriman atau produksi barang dan menyelesaikan jasa.
  • Beban (Expenses) adalah arus uang keluar atau penggunaan aktiva atau timbulnya liabilitas selama periode tertentu karena pengiriman atau produksi barang dan menyelesaikan jasa.
  • Keuntungan (profit) adalah peningkatan modal (ekuitas) karena adanya transaksi perusahaan yang dihasilkan dari pendapatan atau investasi dari perusahaan yang bersangkutan.
  • Kerugian (loss) adalah penurunan ekuitas (modal) karena adanya transaksi perusahaan yang dihasilkan dari beban atau pendistribusian ke pemilik perusahaan.

B. Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal atau ekuitas merupakan salah satu laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan yeng menunjukkan perubahan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode tertentu.Unsur-unsur dari Laporan Perubahan Modal yaitu :

  • Modal awal. Merupakan keseluruhan dana yang diinvestasikan untuk perkembangan atau kemajua perusahaan dari awal perusahaan berdiri hingga waktu tertentu dimana modal belum ditambahkan
  • Laba rugi adalah selisih pendapatan dengan sejumlah biaya
  • Prive merupakan penarikan modal untuk keperluan pribadi pemilik perusahaan
  • Penambahan modal adalah selisih yang kita dapatkan antara laba bersih dengan prive.

C. Laporan Neraca

Menurut Jumingan (2013; 13) neraca merupakan suatu laporan yang sistematis tentang aktiva (assets), utang (liabilities) dan modal sendiri (owner’s equity) dari suatu perusahaan pada tanggal tertentu.

Neraca merupakan laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan perusahaan dalam suatu waktu tertentu atau a moment of time, atau per tanggal tertentu misalnya pada hari terakhir di tahun tertentu atau tanggal 31 Desember pada tahun tertentu. Laporan Neraca menggambarkan posisi harta, utang dan modal.

Pada umumnya, Laporan Neraca memiliki tiga unsur utama, yaitu :

  • Asset

Asset adalah semua hak yang dapat digunakan dalam operasi perusahaan. Misalnya saja gedung atau bangunan, atau investasi dalam bentuk lain yang cukup liquid untuk digunakan dalam operasional perusahaan.

  • Liabilitas

Liabilitas adalah hutang yang harus dilunasi atau pelayanan yang harus dilakukan pada pihak lain di masa yang akan datang. Sehingga dapat dikatakan bahwa Liabilitas merupakan kebalikan dari aset. Dimana aset merupakan harta yang kita miliki sedangkan liabilitas adalah kewajiban.

  • Ekuitas

Ekuitas atau modal adalah hak pemilik atas aktiva perusahaan yang merupakan kekayaan bersih (jumlah aktiva dikurangi kewajiban). Ketiga hal tersebut kemudian dapat dihubungkan dengan suatu persamaan :
Asset = Liabilitas + Ekuitas

D. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas (cash flow) adalah suatu laporan keuangan yang berisikan pengaruh kas dari kegiatan operasi, kegiatan transaksi investasi dan kegiatan transaksi pembiayaan/pendanaan serta kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama satu periode.

Beberapa Elemen yang terdapat dalam Laporan Arus Kas yaitu :

  • Arus Kas dari Kegiatan Usaha (Operating Activities)

Yaitu arus kas pemasukan maupun pengeluaran yang berasal dari kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan. Misalnya : penerimaan uang dari penjualan, pembayaran utang, penerimaan dividen, pelunasan pajak maupun pembayaran bunga.

  • Arus Kas dari Kegiatan Investasi (Investing Activities)

Yaitu arus kas pemasukan maupun pengeluaran yang berasal dari kegiatan investasi. Seperti pembelian aset seperti mesin, dan penjualan aset seperti gedung atau lelang mobil dinas.

  • Arus Kas dari Kegiatan Pendanaan

Yaitu arus kas pemasukan maupun pengeluaran yang berasal dari kegiatan pendanaan perusahaan. Misalnya penjualan obligasi, pembayaran dividen, pelunasan kredit dari bank.

Catatan Atas Laporan Keuangan atau biasa disebut dengan CALK merupakan informasi lebih rinci mengenai detail laporan keuangan perusahaan. Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ini berfungsi sebagai penjelas pada laporan keuangan yang detail dan angka-angkanya tidak bisa diungkapkan dalam sebuah laporan keuangan.

Meskipun sifatnya sebagai pelengkap, namun Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ini sangat penting dalam penyajian laporan keuangan. Bahkan tidak bisa dipisahkan dari laporan keuangan itu sendiri, terutama pada perusahaan terbuka dimana banyak pihak yang mencari informasi mengenai laporan keuangan perusahaan tersebut.

Tidak semua informasi mengenai keuangan perusahaan tersedia di laporan keuangan wajib, sehingga Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ini sangat diperlukan. Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ini menyajikan data yang hanya bisa dinarasikan, tidak bisa dituangkan lewat angka dan nominal seperti laporan keuangan pada umumnya.

Tujuan pembuatan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 

Karena tidak semua pembaca laporan keuangan merupakan seorang akuntan yang mengerti akun, nominal, dan angka, maka diperlukan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK). Adapun tujuan dari pembuatan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) antara lain:

  1. Menghindari kesalahpahaman dalam membaca dan menerjemahkan laporan keuangan
  2. Menjawab pertanyaan-pertanyaan publik mengenai perkembangan posisi dan keadaan fiskal entitas pelaporan (perusahaan)
  3. Menyajikan data lebih rinci dan jelas dalam bentuk narasi sehingga memudahkan pembaca untuk mengerti keuangan perusahaan

Isi/ungkapan dari Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 

Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) mengungkapkan /menjelaskan hal-hal di bawah ini, yaitu:

  • Umum / Penjelasan Perusahaan

Pada bagian ini, dijelaskan mengenai latar belakang dan sejarah berdirinya perusahaan, visi misi, AD/ART, status atau perubahan badan hukum, penyertaan dan penawaran saham, serta jajaran direksi dan komisaris perusahaan.

  • Kebijakan Akuntansi dan Pos-Pos Laporan Keuangan

Kebijakan-kebijakan akuntansi umum seperti pengukuran laporan keuangan, asumsi dasar penyusunan laporan keuangan, penggunaan multicurrency, serta kebijakan lainnya.

  • Kebijakan Standar Akuntansi Keuangan

Berisi tentang kepatuhan terhadap peraturan-peraturan yang tertuang dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Peraturan ini mencatat mengenai apa saja yang harus ada dalam laporan akuntansi beserta prosedurnya.

  • Informasi Kebijakan Fiskal/Keuangan

Menyajikan informasi mengenai kebijakan ekonomi, ekonomi makro, pencapaian target APBD/APBN, serta kendala atau hambatan dalam mencapai target.

  • Ikhtisar Pencapaian Kinerja

Mengungkapkan tentang pencapaian kinerja yang telah dilakukan oleh perusahaan selama periode tertentu.

  • Pengguna Laporan Keuangan

Berisi mengenai siapa saja yang dapat menggunakan atau membaca laporan keuangan, seperti investor, pemerintah, serta masyarakat.

  • Informasi Lain

Menjelaskan mengenai informasi-informasi lain yang jika tidak diungkapkan akan menyesatkan publi, contohnya pergantian manajemen, penggabungan dan pemekaran entitas, kesalahan pencatatan sebalumnya, dan lain-lain.

Dalam hal ini isi/ungkapan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) harus ditulis dalam bentuk narasi, bagan, grafik, daftar maupun schedule serta bentuk lain yang  ringkas, padat, dan jelas. Hal ini dilakukan supaya Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) lebih mudah dibaca dan dipahami oleh pembaca.

Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan adanya Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK), laporan keuangan perusahaan menjadi lebih transparan serta mudah dipahami oleh orang awam sekalipun. Tentunya dengan catatan bahwa seluruh isi/ungkapan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ditulis dengan rinci dan detail.

2. Apabila dibeli perlengkapan secara tunai sebesar Rp 100.000,00. Pengaruh transaksi tersebut ke dalam persamaan akuntansi adalah, Bagaimana jurnalnya?

Jawaban :

Dibeli perlengkapan sebesar Rp 100.000 maka asset kita bertambah,jadi modal otonatis modal kita berkurang.

Maka penulisan jurnalnya adalah :

Asset bertambah (+) Modal berkurang (-) Rp 100.000

3. Tanggal 2 oktober 2020 PT. X menerima piutang dari PT. ABC sebesar Rp800.000.000,00 dan Bunga Rp40.000.000,00. transaksi tersebut mengakibatkan perubahan dalam persamaan akuntansi yakni… Cobalah buat jurnalnya! 

Jawaban :

Berdasarkan soal diatas, dimana diterima piutang sebesar Rp. 800.000, dari transaksi tersebut, akun-akun yang berpengaruh adalah kas dan piutang, dikarenakan penerimaan piutang, maka kas akan bertambah sebesar Rp.800.000 dan piutang akan berkurang sebesar Rp.800.000. Kemudian diterima bunga sebesar Rp.40.000, transaksi ini mempengaruhi akun kas dan modal, dimana kas akan bertambah Rp.40.000 dan modal akan bertambah Rp.40.000.

Jadi transaksi tersebut mengakibatkan perubahan dalam persamaan akutansi yakni Kas,Piutang,dan,Modal.

Maka Penulisan jurnalnya adalah :

Kas bertambah (+) Rp 800.000 , Piutang berkurang (-) Rp 800.000 ,modal bertambah (+) Rp 40.000 

Komentar