UJIAN TENGAH SEMESTER 1 PENGANTAR AKUTANSI - KAMPUS MILLENIAL ITBI
NAMA : LUSIA SIAGIAN
JURUSAN : AKUTANSI
KELAS : PAGI
MATA KULIAH : UTS PENGANTAR AKUTANSI
UJIAN TENGAH SEMESTER 1
1. Apa itu akuntansi dan bagaimgana Peranan Akuntansi dalam ekonomi dan Bisnis?
Jawaban :
peran akutansi dalam ekonomi dan bisnis adalah :
*.Menyediakan Informasi dan Jawaban Terkait Keuangan
Peran akuntansi dalam bisnis yang paling mendasar tentu saja adalah kemampuannya dalam menyediakan berbagai informasi dan jawaban yang berhubungan dengan segala macam kegiatan keuangan. Segala data terkait keuangan akan tercatat dalam sistem akuntansi, memudahkan Anda dan karyawan untuk mengukur kondisi perusahaan. Untuk itu, sebaiknya Anda menyusun pembukuan dan rutin meng-update datanya. Hal ini akan lebih mudah dilakukan apabila Anda menggunakan software khusus seperti Sleekr Accounting yang sudah menerapkan sistem cloud. Dengan begitu, setiap karyawan atau tim akuntansi bisa mengakses data akuntansi secara real time kapan pun dan di mana pun mereka berada.
Alat Pengontrol dan Pengendali Keuangan
Melalui akuntansi, Anda dapat mengetahui segala data terkait keuangan. Dari data tersebut, informasi apa saja yang Anda dapatkan? Apakah ternyata keuntungan perusahaan mengalami peningkatan selama beberapa tahun belakangan ini? Atau justru malah mengalami penurunan? Apakah seluruh klien telah melakukan pembayaran tepat waktu? Berapa jumlah saldo yang Anda miliki sekarang? Informasi-informasi tersebut secara tidak langsung menempatkan akuntansi sebagai alat pengontrol dan pengendali keuangan. Melalui identifikasi informasi keuangan yang didapat, Anda jadi bisa melakukan evaluasi atau menilai performa bisnis Anda selama ini.
Alat Pengontrol dan Pengendali Keuangan
Melalui akuntansi, Anda dapat mengetahui segala data terkait keuangan. Dari data tersebut, informasi apa saja yang Anda dapatkan? Apakah ternyata keuntungan perusahaan mengalami peningkatan selama beberapa tahun belakangan ini? Atau justru malah mengalami penurunan? Apakah seluruh klien telah melakukan pembayaran tepat waktu? Berapa jumlah saldo yang Anda miliki sekarang? Informasi-informasi tersebut secara tidak langsung menempatkan akuntansi sebagai alat pengontrol dan pengendali keuangan. Melalui identifikasi informasi keuangan yang didapat, Anda jadi bisa melakukan evaluasi atau menilai performa bisnis Anda selama ini.
2. Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia, laporan keuangan lengkap terdiri dari 5 jenis laporan, yaitu laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Coba jelaskan kelima Format laporan keuangan tersebut!
Jawaban :
A. Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba (atau rugi) bersih.
Dalam laporan laba rugi, kita dapat mengetahui beberapa unsur-unsur berikut :
- Pendapatan (revenues) adalah arus uang masuk atau peningkatan aktiva lainnya dari sebuah perusahaan. Pendapatan juga menunjukkan penyelesaian liabilitas selama periode tertentu karena pengiriman atau produksi barang dan menyelesaikan jasa.
- Beban (Expenses) adalah arus uang keluar atau penggunaan aktiva atau timbulnya liabilitas selama periode tertentu karena pengiriman atau produksi barang dan menyelesaikan jasa.
- Keuntungan (profit) adalah peningkatan modal (ekuitas) karena adanya transaksi perusahaan yang dihasilkan dari pendapatan atau investasi dari perusahaan yang bersangkutan.
- Kerugian (loss) adalah penurunan ekuitas (modal) karena adanya transaksi perusahaan yang dihasilkan dari beban atau pendistribusian ke pemilik perusahaan.
B. Laporan Perubahan Modal
Laporan perubahan modal atau ekuitas merupakan salah satu laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan yeng menunjukkan perubahan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode tertentu.Unsur-unsur dari Laporan Perubahan Modal yaitu :
- Modal awal. Merupakan keseluruhan dana yang diinvestasikan untuk perkembangan atau kemajua perusahaan dari awal perusahaan berdiri hingga waktu tertentu dimana modal belum ditambahkan
- Laba rugi adalah selisih pendapatan dengan sejumlah biaya
- Prive merupakan penarikan modal untuk keperluan pribadi pemilik perusahaan
- Penambahan modal adalah selisih yang kita dapatkan antara laba bersih dengan prive.
C. Laporan Neraca
Menurut Jumingan (2013; 13) neraca merupakan suatu laporan yang sistematis tentang aktiva (assets), utang (liabilities) dan modal sendiri (owner’s equity) dari suatu perusahaan pada tanggal tertentu.
Neraca merupakan laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan perusahaan dalam suatu waktu tertentu atau a moment of time, atau per tanggal tertentu misalnya pada hari terakhir di tahun tertentu atau tanggal 31 Desember pada tahun tertentu. Laporan Neraca menggambarkan posisi harta, utang dan modal.
Pada umumnya, Laporan Neraca memiliki tiga unsur utama, yaitu :
- Asset
Asset adalah semua hak yang dapat digunakan dalam operasi perusahaan. Misalnya saja gedung atau bangunan, atau investasi dalam bentuk lain yang cukup liquid untuk digunakan dalam operasional perusahaan.
- Liabilitas
Liabilitas adalah hutang yang harus dilunasi atau pelayanan yang harus dilakukan pada pihak lain di masa yang akan datang. Sehingga dapat dikatakan bahwa Liabilitas merupakan kebalikan dari aset. Dimana aset merupakan harta yang kita miliki sedangkan liabilitas adalah kewajiban.
- Ekuitas
Ekuitas atau modal adalah hak pemilik atas aktiva perusahaan yang merupakan kekayaan bersih (jumlah aktiva dikurangi kewajiban). Ketiga hal tersebut kemudian dapat dihubungkan dengan suatu persamaan :
Asset = Liabilitas + Ekuitas
D. Laporan Arus Kas
Laporan arus kas (cash flow) adalah suatu laporan keuangan yang berisikan pengaruh kas dari kegiatan operasi, kegiatan transaksi investasi dan kegiatan transaksi pembiayaan/pendanaan serta kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama satu periode.
- Arus Kas dari Kegiatan Usaha (Operating Activities)
Yaitu arus kas pemasukan maupun pengeluaran yang berasal dari kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan.
Beberapa Elemen yang terdapat dalam Laporan Arus Kas yaitu :nerimaan uang dari penjualan, pembayaran utang, penerimaan dividen, pelunasan pajak maupun pembayaran bunga.
- Arus Kas dari Kegiatan Investasi (Investing Activities)
Yaitu arus kas pemasukan maupun pengeluaran yang berasal dari kegiatan investasi. Seperti pembelian aset seperti mesin, dan penjualan aset seperti gedung atau lelang mobil dinas.
- Arus Kas dari Kegiatan Pendanaan
Yaitu arus kas pemasukan maupun pengeluaran yang berasal dari kegiatan pendanaan perusahaan. Misalnya penjualan obligasi, pembayaran dividen, pelunasan kredit dari bank.
E.CATAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Catatan Atas Laporan Keuangan atau biasa disebut dengan CALK merupakan informasi lebih rinci mengenai detail laporan keuangan perusahaan. Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ini berfungsi sebagai penjelas pada laporan keuangan yang detail dan angka-angkanya tidak bisa diungkapkan dalam sebuah laporan keuangan.
Meskipun sifatnya sebagai pelengkap, namun Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ini sangat penting dalam penyajian laporan keuangan. Bahkan tidak bisa dipisahkan dari laporan keuangan itu sendiri, terutama pada perusahaan terbuka dimana banyak pihak yang mencari informasi mengenai laporan keuangan perusahaan tersebut.
Tidak semua informasi mengenai keuangan perusahaan tersedia di laporan keuangan wajib, sehingga Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ini sangat diperlukan. Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ini menyajikan data yang hanya bisa dinarasikan, tidak bisa dituangkan lewat angka dan nominal seperti laporan keuangan pada umumnya.
Tujuan pembuatan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)
Karena tidak semua pembaca laporan keuangan merupakan seorang akuntan yang mengerti akun, nominal, dan angka, maka diperlukan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK). Adapun tujuan dari pembuatan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) antara lain:
- Menghindari kesalahpahaman dalam membaca dan menerjemahkan laporan keuangan
- Menjawab pertanyaan-pertanyaan publik mengenai perkembangan posisi dan keadaan fiskal entitas pelaporan (perusahaan)
- Menyajikan data lebih rinci dan jelas dalam bentuk narasi sehingga memudahkan pembaca untuk mengerti keuangan perusahaan
Isi/ungkapan dari Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)
Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) mengungkapkan /menjelaskan hal-hal di bawah ini, yaitu:
- Umum / Penjelasan Perusahaan
Pada bagian ini, dijelaskan mengenai latar belakang dan sejarah berdirinya perusahaan, visi misi, AD/ART, status atau perubahan badan hukum, penyertaan dan penawaran saham, serta jajaran direksi dan komisaris perusahaan.
- Kebijakan Akuntansi dan Pos-Pos Laporan Keuangan
Kebijakan-kebijakan akuntansi umum seperti pengukuran laporan keuangan, asumsi dasar penyusunan laporan keuangan, penggunaan multicurrency, serta kebijakan lainnya.
- Kebijakan Standar Akuntansi Keuangan
Berisi tentang kepatuhan terhadap peraturan-peraturan yang tertuang dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Peraturan ini mencatat mengenai apa saja yang harus ada dalam laporan akuntansi beserta prosedurnya.
- Informasi Kebijakan Fiskal/Keuangan
Menyajikan informasi mengenai kebijakan ekonomi, ekonomi makro, pencapaian target APBD/APBN, serta kendala atau hambatan dalam mencapai target.
- Ikhtisar Pencapaian Kinerja
Mengungkapkan tentang pencapaian kinerja yang telah dilakukan oleh perusahaan selama periode tertentu.
- Pengguna Laporan Keuangan
Berisi mengenai siapa saja yang dapat menggunakan atau membaca laporan keuangan, seperti investor, pemerintah, serta masyarakat.
- Informasi Lain
Menjelaskan mengenai informasi-informasi lain yang jika tidak diungkapkan akan menyesatkan publi, contohnya pergantian manajemen, penggabungan dan pemekaran entitas, kesalahan pencatatan sebalumnya, dan lain-lain.
Dalam hal ini isi/ungkapan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) harus ditulis dalam bentuk narasi, bagan, grafik, daftar maupun schedule serta bentuk lain yang ringkas, padat, dan jelas. Hal ini dilakukan supaya Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) lebih mudah dibaca dan dipahami oleh pembaca.
Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan adanya Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK), laporan keuangan perusahaan menjadi lebih transparan serta mudah dipahami oleh orang awam sekalipun. Tentunya dengan catatan bahwa seluruh isi/ungkapan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) ditulis dengan rinci dan detail.
3. Apabila dibeli perlengkapan secara tunai sebesar Rp 100.000,00. Pengaruh transaksi tersebut ke dalam persamaan akuntansi adalah... Bagaimana jurnalnya?
Jawaban :
Dibeli perlengkapan sebesar Rp 100.000 maka asset kita bertambah,jadi modal otonatis modal kita berkurang.
Maka penulisan jurnalnya adalah :
Asset bertambah (+) Modal berkurang (-) Rp 100.000
4. Apa yang dimaksud dengan akun rill dan juga akun Nominal?
Jawaban :
- Akun rill adalah akun - akun yang terdapat dalam neraca, yang terdiri dari aktiva(aktiva lancar,aktiva tetap,aktiva lain-lain),hutang(hutang jangka pendek,hutang jangka panjang,dan modal
- Akun nominal adalah akun - akun yang terdapat dalam laporan rugi-laba yang terdiri dari pendapatan (pendapatan dalam usaha,pendapatan luar usaha),beban/biaya (beban dalam usaha,beban luar usaha)
5. Buatlah Posisi/Saldo Normal, penambahan, Pengurangan dari akun Berikut: Aktiva, Kewajiban, Modal, Prive,Pendapatan dan Modal!
Jawaban :
- Harta (segala harta kekayaan entitas yang digunakan utk operasional entitas sehari - hari):
Saldo normal: Debit
Penambahan: Debit
Pengurangan: Kredit
- Utang (kewajiban entitas yg muncul sebagai akibat dari adanya beban di masa lalu yang belum dibayar oleh entitas):
Saldo normal: Kredit
Penambahan: Kredit
Pengurangan: Debit
- Modal (bagian kekayaan pemilik entitas):
Saldo normal: Kredit
Penambahan: Kredit
Pengurangan: Debit
- Prive (penarikan modal oleh pemilik entitas):
Saldo normal: Debit
Penambahan: Debit
Pengurangan: Kredit
- Pendapatan (hasil entitas dalam suatu periode tertentu karena pemberian jasa/penjualan barang kepada pelanggan baik secara kas/kredit):
Saldo normal: Kredit
Penambahan: Kredit
Pengurangan: Debit
- Beban (pemakaian harta oleh entitas utk kegiatan operasional entitas dalam suatu periode tertentu baik secara kas/kredit):
Saldo normal: Debit
Penambahan: Debit
Pengurangan: Kredit
6. kelompokkan ke dalam akun aktiva, kewajiban, modal, pendapatan dan beban serta sebutkan saldo normalnya masing-masing :
Utang dagang
Beban gaji
Pendapatan bunga
Modal
Kas
Kendaraan
Piutang Dagang
Gedung
Perlengkapan
Beban bunga
Jawaban :
*.Aktiva :-Gedung
-Kas
-Piutang Dagang
-Kendaraan
-Perlengkapan
* Kewajiban :-Utang Dagang
* Modal
* Pendapatan :-Pendapatan Bunga
* Beban :-Beban Gaji
-Beban Bunga
7. Coba jelaskan Secara siklus singkat akuntansi Perusahaan jasa!
Jawaban :
Tahap-tahap akuntansi adalah prosedur pencatatan transaksi sehingga menjadi laporan keuangan. Hal inidisebut istilah sebagai siklus akuntansi. Siklus akuntansi adalah perputaran atau urutan setiap kejadian atau proses transaksi yang kemudian di analisa sehingga mengakibatkan terbentuknya sebuah laporan keuangan.
Ada tiga tahap dalam siklus akuntansi:
1. Tahap pencatatan (Recording Phase)
2. Tahap pengikhtisaran (Sumarizing Phase)
3. Tahap pelaporan
1. TAHAP PENCATATAN
Transaksi perusahaan jasa merupakan informasi awal yang harus dicatat dan diolah sebagai dasar untuk membuat laporan keuangan. Adapun langkah-langkah yang ditempuh dalam tahap pencatatan perusahaan meliputi:
1. Menyiapkan sumber dokumen/bukti transaksi
Bukti transaksi berasal dari cek, nota, faktur,memo, serta kuitansi yang diterima setiap mengadakan transaksi ataupun kejadianyang ada di perusahaan.
2. Dari sumber transaksi tersebut kemudian dilakukananalisa ke Jurnal Umum.
3. Setelah analisa ke Jurnal Umum kemudian diposting ke dalam buku besar.
Proses pemindahan dari jurnal ke buku besar disebut"Posting"
Didalam buku besar, akun-akun dikelompokan menurutgolongannya. Seperti:
a. Akun neraca atau akun rill: yaitu akun yang dilaporkan dalam neraca selama periode tertentu. Akun neraca meliputi: Harta,utang, dan modal (prive).
b. Akun nominal atau akun laba-rugi: yaitu akun yang dijadikan dasar dalam perhitungan laporan laba rugi. Misalnya pendapatan danbeban.
2. TAHAP PENGIKHTISARAN
Setelah tahap pencatatan diatas telah selesai dikerjakan, maka langkah selanjutnya adalah tahap pengikhtisaran. Adapun urutan dari tahap pengikhtisaran adalah sebagaiberikut:
1. Menyusun neraca saldo.
Penyusunan atau pembuatan neraca saldo atau neraca percobaan juga menjadi salah satu siklus akuntansi perusahaan jasa yang harus Anda lakukan. Neraca saldo berfungsi untuk membuktikan bahwa sisi debit dan kreditnya seimbang. Apabila jumlah debit dan kredit seimbang, itu berarti tidak ada kesalahan dalam penginputan data.
Cara membuat neraca saldo adalah dengan mengutip atau menyalin saldo semua akun yang ada di dalam buku besar. Karena itulah, penghitungan saldo buku besar akan berperan penting dalam tahap ini.
Data neraca saldo berasal dari saldo sementara buku besar. Neraca saldo ini dibuat sebagai langkah awal untuk menyusun kertas kerja.
2. Ayat jurnal penyesuaian.
Terkadang sewaktu perusahaan melakukan pencatatan ke dalam laporan, ada akun-akun yang belumsempat tercatat. Disinilah pencatatan dilakukan untuk mengetahui saldo akunriil dan nominal dengan sebenarnya.
Pembuatan jurnal penyesuaian dilakukan jika terdapat kesalahan pada penjurnalan dan posting atau memastikan biaya serta pendapatan benar-benar telah dicatat pada perode yang tepat.
3. Kertas kerja.
Kertas kerja adalah alat bantuuntuk membuat laporan keuangan dari transaksi yang terjadi di dalam perusahaan selama satu periode akuntansi. Karena berfungsi mengetahui perkembangan perusahaan, maka kertas kerja berisi semua laporan yang terjadi diantaranya:Neraca saldo, AJP, NSD, Ikhtisar Laba-Rugi, dan Neraca.
4. Setelah menyusun kertas kerja, langkahselanjutnya adalah jurnal Penutup.
Pada akhirnya, akun-akun yang diperkirakan pada laporan perubahan modal dan laporan laba rugi yang ada pada perusahaan jasa akan ditutup dengan adanya jurnal penutup. Tujuan pembuatan jurnal penutup adalah untuk menghindari terjadinya perhitungan ulang pada periode akuntansi berikutnya atau untuk menutup akun-akunnominal, prive, dan ikhtisar laba-rugi supaya tidak terjadi perhitungan ulangterhadap transaksi di periode berikutnya.
5. Neraca saldo setelah penutupan.
Yang disebut sebagai neraca saldo setelah penutupan atau neraca akhir/awal di sini ialah neraca akhir yang dihasilkan pada akhir periode yang nantinya akan digunakan sebagai neraca awal pada siklus akuntasi periode selanjutnya atau untuk menentukan apakah akun buku besar telah seimbang untuk memulai kegiatan pada periode tertentu, langkah ini berhubungan pembalikan ayat penyesuainan tertentu (Jurnal Pembalik).
3. TAHAP PELAPORAN
Tahap pelaporan inimerupakan tahap yang paling akhir dalam proses akuntansi. Adapun yang terdapatdalam tahap pelaporan ini adalah: Laporan Keuangan.
Hasil akhir dari proses akuntansi adalah LaporanKeuangan.
Laporan keuangan memiliki unsur-unsur yaitu:
1. Laporan laba-rugi
2. Laporan perubahan modal
3. Neraca
Biasanya perusahaan mengetahui perkembangan dan kinerja perusahaan dilihat dari laporan keuangannya. Salahs atu tujuan utama pihak-pihak membutuhkan akuntansi adalah sebagai dasar pertimbangan untuk membuat keputusan ekonomis dalam suatu perusahaan.
Isi laporan keuangan antara lain:
1. Laporan Laba-Rugi (Income Statement)
Adalah laporan laba-rugi berisi seluruh akun nominal yaitu pendapatan dan beban. Dariperhitungan antara pendapatan dan beban akun di peroleh laba atau rugi perusahaan. Akun nominal biasa disebut akun sementara.
laporan ini dibuat untuk menjelaskan kondisi keuangan perusahaan pada periode tertentu. Maka dari itu, sebagian besar laporan dikerjakan pada akhir tahun atau akhir bulan, sesuai ketentuan di perusahaan tersebut.
Dengan adanya laporan keuangan ini, pihak atasan bisa mengetahui kondisi finansial perusahaan yang terkini. Sehingga laporan tersebut bisa dijadikan sebagai dasar evaluasi untuk langkah kebijakan selanjutnya.
Jika disimak dari pengertian di atas laporan ini adalah laporan keuangan yang dibuat secara lengkap oleh petugas keuangan atau pembukuan pada perusahaan yang nantinya akan dijadikan sarana mengevaluasi kebijakan atasan pada periode tertentu.
Dari kesimpulan ini bisa dinyatakan kalau laporan keungan ini harus dibuat dengan baik. Jika ada kesalahan dalam penulisan angka, tentu arah kebijakan ke depan juga salah. Karena bisa jadi kerugian lebih banyak dibandingkan keuntungan yang diraih perusahaan
2. Laporan perubahan modal (Capital Statement)
Laporan perubahan modal memiliki unsur-unsur yaitu modal awal, sisa laba atau rugi perusahaan, prive,dan modal akhir perusahaan, mempengaruhi posisi modal.
Laporan perubahan modal atau laporan perubahan ekuitas adalah laporan yang menunjukkan perubahan dalam ekuitas pemilik atau pemegang saham selama periode akuntansi. Juga disebut laporan laba ditahan, atau laporan ekuitas pemilik, yang merinci pergerakan cadangan yang membentuk ekuitas pemegang saham.
Ekuitas atau modal adalah nilai aset dikurangi nilai semua kewajiban pada aset itu. Ketika Anda memiliki ekuitas di rumah, misalnya, ekuitas Anda adalah perbedaan antara nilai pasar rumah dan saldo pinjaman hipotek Anda.
3. Neraca (Balance Sheet)
Neraca adalah laporan yang berisi tentang posisi harta, utang, dan modal perusahaan pada saat tertentu. Neraca memuat akun rill perusahaan.
Neraca, atau yang sering disebut dengan istilah laporan posisi keuangan (Balance Sheet atau Statement Of Financial Position) merupakan laporan yang wajib disusun oleh suatu entitas bisnis/perusahaan untuk menggambarkan kekayaan, kewajiban, serta modal di akhir periode akuntansi perusahaan yang sebenarnya.
Laporan Posisi Keuangan juga menjadi dasar perusahaa.n dalam menghasilkan keputusan bisnis.Jika suatu perusahaan gagal dalam menyusun rencana,bisa dikatakan juga bahwa seluruh manajemen turut ikut gagal.
Pasalnya, di dalam sebuah neraca terdapat informasi material dan sangat berguna untuk berbagai pihak seperti stakeholder, pemerintah (government), akademisi, dan berbagai pihak lainya guna menentukan kebijakan.
Intinya, fungsi dari neraca yakni untuk menaksir kesehatan keuangan perusahaan, meramalkan keadaan arus kas di masa depan, serta sebagai bahan untuk melakukan analisis likuiditas serta fleksibilitas keuangan perusahaan.
8. Buat lah Jurnal untuk transaksi berikut:
1 April 2018 PT. Terang Dunia menerima uang tunai sebesar Rp150.000.000 sebagai setoran modal dari pemegang saham (pemilik) perusahaan.
5 April 2018 Aldrin sebagai pemilik perusahaan menyerahkan lagi sebuah bangunan ruko beserta tanahnya yang masing-masing seharga Rp250.000.000 dan Rp.200.000.000 sebagai setoran modal saham tambahan bagi PT.Terang Dunia.
6 April 2018 PT.Terang Dunia mulai membeli berbagai peralatan elektronik seharga Rp17.000.000.pembelian peralatan dilakukan secara kredit dari Toko ABC.
7 April 2018 PT.Terang Dunia memperoleh kredit usaha dari Siti Bank sebesar Rp60.000.000 dengan jaminan tanah.
12 April 2018 PT.Terang Dunia mendapat pesanan jasa untuk memperbaiki 16 unit komputer dan printer PT.Duta Niaga dengan ongkos sebesar Rp9.000.000. untuk transaksi ini PT.Duta Niaga membayar secara tunai. Pada saat yang sama, PT.Terang Dunia memperoleh pesanan jasa perbaikan 27 unit komputer dan printer PT.Jaya Makmur dengan ongkos sebesar Rp20.000.000. untuk transaksi ini PT.Jaya Makmur belum membayar sama sekali kepada PT.Terang Dunia, bahkan hingga selesainya perbaikan.
25 April 2018 PT.Terang Dunia membayar berbagai beban usaha secara tunai, mulai dari beban tenaga kerja sebesar Rp3.500.000, beban perlengkapan sebesar Rp.2.300.000, hingga beban bunga sebesar Rp1.200.000.
26 April 2018 PT.Terang Dunia membayar sebagian utang usahanya sebesar Rp10.000.000 kepada Toko ABC atas pembelian peralatan usaha pada tanggal 6 April 2018.
28 April 2018 PT.Terang Dunia menerima pembayaran sebagian piutang usaha dari PT.Jaya Makmur sebesar Rp12.000.000
30 April 2018 PT.Terang Dunia membagikan Deviden sebesar Rp5.000.000 kepada pemegang sahamnya.
Jawaban :
Transaksi | ASET | Liabilitas/Kewajiban | Ekuitas | ||||||
Kas | bangunan | Tanah | peralatan | Piutang usaha | Utang usaha | Utang Bank | Modal Saham | Laba Ditahan | |
A | 150.000 | 150.000 | |||||||
B | 250.000 | 200.000 | 450.000 | ||||||
C | 17.000 | 17.000 | |||||||
D | 60.000 | 60.000 | |||||||
E | 9.000 | 20.000 | 29.000 | ||||||
F | -7.000 | -7.000 | |||||||
G | -10.000 | -10.000 | |||||||
H | 12.000 | -12.000 | |||||||
I | -5.000 | -5.000 | |||||||
Saldo | 209.000 | 250.000 | 200.000 | 17.000 | 8.000 | 7.000 | 60.000 | 600.000 | 17.000 |
Jumlah | 684.000 | 684.000 | |||||||
9. Postinglah transasksi tersebut (soal no 8) ke dalam Buku Besar!
Jawaban :
10. Akun-akun apa saja yang membutuhkan Penyesuaian dan mengapa perlu dilakukan penyesuaian?
Jawaban :
- Akun perlengkapan, dimana penyesuaian diperlukan karena ada pemakaian.
- Akun beban dibayar di muka, yang memerlukan penyesuaian karena waktu jatuh tempo.
- Akun aktiva tetap, dimana penyesuaian diperlukan karena ada penyusutan aktiva.
- Akun pendapatan, yaitu penyesuaian dibutuhkan karena ada pendapatan yang belum diperhitungkan atau penerimaan yang belum menjadi pendapatan.
- Akun beban, yang memerlukan penyesuaian karena ada beban yang belum dihitung atau pembayaran yang belum menjadi beban.
Komentar
Posting Komentar